Selasa, 19 November 2013

Mulut terdiam hati berkata " curhat "

Andai waktu dapat di percepat sedikit.
Mungkin aku tidak terlalu terbelunggu dalam kerinduan yang mendalam ini.
7 tahun, mampu kah aku menunnggu ?
Aku akan siap menunggu meski itu waktu yang lama,
Asal dia juga menjaga cinta yang suci ini.
Tapi yang aku takutkan dia akan benar-benar pergi dan tak kembali.
Dia berada begitu jauh denganku
Tebentang laut, samudra juga daratan yang sangat luas
Dia juga tak sering memberi kabar kepadaku
Setiap malam ku slalu menunggu kabar darinya,
Tapi begitulah lama menunggu ternyata tak ada.
Dia tak kan menghubungiku jika dia terlalu dikejar waktu.
Tapi dia akan hadir dalam kerinduanku jika dia ingat padaku.
Disetiap kesunyian itu lah aku menderita kerinduan yang amat tak tertahan.
Penyakit itu sangat menyakitkan jika dia menghilang dengan durasi waktu yang lama.
Wanita mana sih yang tak kwatir kalau kekasihnya itu pergi jauh dan tak memberi kabar
Aku wanita normal sama seperti wanita yang lainnya
Lemah jika itu memang menyakitkan
Sering berfikir negatif akan kekwatiranku terhadap dia.
jika tak  beri kabar, aku kwatir dia tlah punya pengganti diriku, aku kwatir dia telah lupa denganku aku juga kwatir jika terjadi apa apa dengan dirinya.
Tapi apa daya aku harus dan harus kuat
Bersabar dan berfikiran positif adalah obat yang ampuh tuk menguatkan diriku.
Aku percaya tuhan itu maha melihat dan tahu apa yang terjadi kepada hambanya
Aku percaya tuhan hanya menguji kesabaranku dan menguji cintaku dan dia untuk menuju jalan yang satu dan menyatu.
Aku juga percaya dia memegang janji yang dulu pernah disepakati
Keparcayaan itulah yang membuatku bertahan dan terus bertahan.






2 komentar:

  1. Wulan...
    Hmm..aku suka warna Blognya...
    Lagunya ..lagu favoriteku..

    CURHAT...
    7 tahun...???





    BalasHapus
  2. iya ini bukan puisi pak
    ini curhatan tapi menggunakan kata kata mutiara gitu pak

    BalasHapus